Festival Budaya Skala Besar 2026 — Pesta Kesenian yang Menggerakkan Ekonomi

Festival Budaya Skala Besar 2026 — Pesta Kesenian yang Menggerakkan Ekonomi

Bali Arts Festival: 48 Tahun, 1,6 Juta Target Pengunjung

Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 kembali menegaskan statusnya sebagai festival budaya terbesar dan tertua di Bali sejak pertama digelar pada 1979. Berlangsung 13 Juni hingga 11 Juli 2026, festival ini mengusung tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha”. Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyatakan optimismenya bahwa PKB 2026 akan menarik lebih dari 1,6 juta pengunjung, terutama karena bertepatan dengan libur sekolah dan musim liburan musim panas internasional. Tahun ini menandai edisi ke-48 dan keenam kalinya PKB masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN).

Erau Adat Kutai: Manunggal Raja Bersama Rakyatnya

Di Kalimantan Timur, Erau Adat Kutai 2026 kembali digelar di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, dengan tema “Manunggal Raja Bersama Rakyatnya”. Rangkaian utama berlangsung 20–27 September 2026, sedangkan pra-Erau dimulai 13 September dan dilanjutkan agenda HUT Kota Tenggarong ke-244 pada 28 September. Erau merupakan tradisi budaya Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura yang kini menjadi festival tahunan.

Dieng Culture Festival: Top 10 KEN 2026

Dieng Culture Festival (DCF) 2026 memasuki penyelenggaraan ke-16 dan berhasil masuk jajaran Top 10 Event Karisma Event Nusantara (KEN) dari Kementerian Pariwisata RI. Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan Kemenpar RI, Titik Lestari, menyatakan komitmen mempromosikan festival ini hingga ke mancanegara. Kemenparekraf optimistis penguatan kurasi program dan tata kelola event DCF 2026 dapat mendukung pencapaian target nasional sebesar 17,6 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 1,2 miliar pergerakan wisatawan nusantara.

Grebeg Subali dan Ngoyek Lontong: Kekuatan Tradisi Kampung

Di Semarang, Grebeg Subali 2026 kembali digelar di Kelurahan Krapyak, Kecamatan Semarang Barat, dengan tema “Ngeling, Ngilo, Nginguk” selama tiga hari, 25–27 September 2026. Sementara di Kabupaten Malang, Festival Ngoyek Lontong Sukolilo digelar 6–7 September 2026 dengan tema nostalgia tradisi dan kebersamaan. Ketua Panitia, Rohmatullah, menegaskan tujuan utama festival adalah mengenalkan kembali tradisi ngoyek lontong kepada generasi muda.

Dampak Ekonomi yang Terukur

Kemenpar mencatat program KEN hingga 30 Juni 2026 telah melaksanakan 39 event, dengan 28 di antaranya sudah dikaji dampaknya, menyerap 61.000 tenaga kerja dan melibatkan lebih dari 7.200 UMKM. Angka ini membuktikan bahwa festival budaya skala besar bukan hanya perayaan seni, tetapi juga mesin ekonomi yang nyata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *