NICE PIK2, Magnet Baru Industri MICE
Nusantara International Convention Exhibition (NICE) di kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) menandai babak baru infrastruktur MICE Indonesia. Dengan luas area mencapai 40 hektare dan luas bangunan hingga 30 hektare, NICE menjadi salah satu convention center terbesar di Indonesia saat ini.
Kehadirannya bukan sekadar penambahan venue. NICE PIK2 dirancang sebagai pusat kegiatan bisnis, ekonomi kreatif, dan pariwisata modern yang terintegrasi dengan pusat ekonomi, wisata, dan transportasi.
Fasilitas Bertaraf Internasional
NICE berdiri di atas lahan 40 hektare dengan total ruang acara lebih dari 130.000 meter persegi, terdiri dari 3 gedung utama dan 11 hall pameran. Dengan desain modern dan fasilitas berkelas dunia, venue ini menjadi destinasi baru untuk berbagai acara nasional dan global—mulai dari konferensi, konser musik, hingga festival lifestyle.
Pada April 2026, NICE PIK2 menjadi tuan rumah Pet Adventure Wonderland 2026, pameran hewan peliharaan terbesar di Indonesia yang menempati Halls 1. Acara ini diharapkan berkontribusi pada pertumbuhan ekosistem industri hewan peliharaan sekaligus memperkuat sektor MICE Indonesia.
Dampak terhadap Industri MICE Nasional
Kehadiran NICE PIK2 memberikan dampak signifikan terhadap lanskap MICE nasional. Ryan Adrian, Managing Director PT Industri Pameran Nusantara—joint venture antara Agung Sedayu Group dan Salim Group—mengamati pertumbuhan solid sektor MICE pada 2025. “Penambahan venue baru telah menciptakan peluang untuk ekspansi acara yang sudah mapan dan penyelenggaraan acara internasional baru yang masuk ke Indonesia, terutama di area Greater Jakarta,” ujarnya.
Adrian juga memperkirakan momentum ini akan berlanjut pada 2026. “Tren pemesanan MICE di venue NICE diperkirakan meningkat signifikan dibandingkan 2025, ketika kami hanya beroperasi selama empat bulan,” tambahnya.
Persaingan di Tingkat Regional
Dengan kapasitas yang besar, NICE PIK2 menempatkan Jakarta dalam posisi yang lebih kompetitif terhadap pusat MICE regional seperti Singapura, Bangkok, dan Kuala Lumpur. Jakarta International Expo yang memiliki 12 hall dan luas area indoor mencapai puluhan ribu meter persegi juga menjadi tulang punggung ekosistem MICE ibu kota.
Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta pun aktif mempromosikan Jakarta di ajang internasional seperti IMEX Frankfurt 2026, dengan target masuk jajaran 20 besar Kota Global dunia.
Integrasi dengan Kawasan Ekonomi
NICE PIK2 bukan proyek berdiri sendiri. Sebagai bagian dari pengembangan kawasan PIK2, pembangunannya tidak hanya memperkuat infrastruktur kawasan, tetapi juga menjadi langkah strategis mewujudkan visi menghadirkan Indonesia sebagai destinasi MICE berkelas dunia. Integrasi dengan pusat ekonomi, wisata, dan transportasi menjadikannya katalis pertumbuhan di kawasan barat Jakarta.