Rio Riyanto, Direktur Utama, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong digitalisasi fasilitas kesehatan melalui SIMRS teraMedik yang dilengkapi fitur kecerdasan buatan (AI). Teknologi tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi kerja dokter, mengurangi kelelahan tenaga medis, serta mengoptimalkan kualitas pelayanan dan interaksi dengan pasien.
Bandung, 20 Agustus 2026 – PT Terakorp Indonesia sebagai penyedia layanan SIMRS teraMedik kembali mengambil langkah progresif dalam ekosistem kesehatan digital di Indonesia. Tahun ini, teraMedik resmi memperkenalkan teknologi berbasis kecerdasan artificial (AI) yang dapat digunakan oleh dokter, yakni AI Medical Scribe dan terAssistant (Chatbot asisten dokter). Kehadiran kedua fitur terbaru ini dirancang khusus untuk mendampingi dokter dalam merevolusi pelayanan yang lebih cepat, akurat, dan berfokus pada pasien sehingga dapat meningkatkan kualitas interaksi dengan pasien.
Pengembangan kedua fitur ini didasari oleh kebutuhan untuk meredam kelelahan kerja tenaga medis akibat pencatatan manual yang memakan waktu. Melalui fitur AI Medical Scribe, dokter yang sedang melayani pasien di poli rawat jalan dapat merekam hasil percakapan konsultasi medis dan sistem secara otomatis mengubah hasil percakapan suara menjadi teks rekam medis terstruktur ke dalam SIMRS. Terobosan ini tidak hanya memangkas durasi input data secara signifikan, tetapi juga mengembalikan esensi pelayanan kesehatan yang humanis. Selama konsultasi berlangsung, dokter dapat memberikan perhatian dan kontak mata penuh kepada pasien tanpa teralihkan oleh layar komputer.
Disamping itu, untuk penanganan pasien rawat inap, SIMRS teraMedik menghadirkan terAssistant, chatbot asisten, yang dapat membantu dokter memberikan rangkuman rekam jejak klinik pasien rawat inap secara cepat dan aman tanpa harus membuka satu per satu hasil dokumen. Fitur ini membantu dokter untuk mempercepat proses pengambilan keputusan klinik di bangsal perawatan.
Menanggapi era teknologi digital ini, Rio Riyanto, selaku Direktur Utama menegaskan bahwa kehadiran teknologi ini merupakan wujud komitmen perusahaan agar dapat menghadirkan solusi masa depan bagi fasilitas kesehatan di Indonesia. “Kami melihat bahwa digitalisasi rumah sakit bukan hanya sekadar pencatatan administratif biasa. Dengan menambahkan fitur kecerdasan buatan ke dalam SIMRS teraMedik, kami ingin menghadirkan solusi nyata yang membuat pekerjaan dokter menjadi jauh lebih efisien. Harapan kami kedepannya, teknologi ini dapat meminimalkan kelelahan kerja tenaga medis sekaligus memastikan kualitas layanan dan interaksi dengan pasien menjadi jauh lebih optimal.”
Sejalan dengan hal tersebut, Adhi Nugraha, selaku manajer divisi research and development (R&D) menjelaskan bahwa pengembangan fitur ini telah melalui proses riset yang mendalam. “Dalam konteks inovasi teknologi, tantangan terbesar dalam mengimplementasikan kedua fitur AI ini di sektor kesehatan adalah bagaimana membuat teknologi yang kompleks menjadi sangat mudah digunakan oleh tenaga medis. Kami merancang AI Medical Scribe dan terAssistant dengan antarmuka yang intuitif, sehingga dokter tidak perlu melakukan penyesuaian yang rumit. Di sisi lain, arsitektur sistem dari fitur tersebut dibangun dengan mematuhi regulasi perlindungan data pribadi dan keamanan data kesehatan sehingga rumah sakit dapat menggunakan dengan rasa aman,” ujar Adhi Nugraha.
Pengembangan dari kedua fitur ini tengah digarap secara intensif oleh tim internal teraMedik. Saat ini, uji coba tengah dilakukan di beberapa jaringan rumah sakit mitra terpilih dan sudah mulai berjalan pada tahun 2026 ini, sebagai bagian dari peta jalan (roadmap) transformasi digital kesehatan nasional. Langkah ini memperkuat posisi teraMedik dalam mengarahkan fasilitas kesehatan di Indonesia menuju era Smart Hospital berbasis teknologi masa depan.
Lebih lanjut lagi, komitmen SIMRS teraMedik sebagai mitra strategis fasilitas kesehatan di Indonesia terus berupaya untuk memahami kebutuhan ekosistem rumah sakit secara holistik, dalam hal ini teraMedik tidak hanya memberikan solusi yang terhenti di ruang pemeriksaan. Melihat masa depan tata kelola rumah sakit dan klinik yang lebih adaptif dan inovatif, SIMRS teraMedik juga tengah menyiapkan pengembangan kecerdasan buatan (AI) di dalam Dashboard yang berhubungan dengan keuangan. Fitur AI pada dashboard keuangan ini dihadirkan untuk dapat membantu jajaran direksi dan manajemen eksekutif rumah sakit agar dapat memonitor operasional dan performa keuangan rumah sakit. Kedepannya, kehadiran fitur ini semakin menegaskan bahwa SIMRS teraMedik bukan hanya sekadar alat pencatatan operasional harian namun juga bisa menjadi instrumen strategis direksi dalam menentukan kebijakan untuk menjadi rumah sakit yang tidak hanya unggul secara mutu layanan medis, tetapi juga tangguh dan mandiri secara finansial di tengah dinamika industri kesehatan.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES